• ++1-800-123-789
  • info@webriti.com

Blog

Pentingnya Brand bagi perusahaan

Pelajaran Berharga Dari Bangkrutnya Sari Wangi

PT Sariwangi AEA yang melahirkan teh Sari Wangi dinyatakan bangkrut oleh pengadilan niaga Jakarta Pusat pada Selasa 16 Oktober 2018. Perusahaan yang didirikan oleh Johan Alexander Supit pada tahun 1962 ini terlilit hutang lebih dari satu trilyun rupiah. Apakah ini berarti kita tidak bisa menikmati teh celup Sari Wangi?

Ternyata, pada tahun 1989, brand Sari Wangi sudah dibeli oleh Unilever. Sekali lagi ingat ya, yang dibeli adalah brand Sari Wangi bukan PT Sari Wangi AEA. Dengan kata lain, PT Sari Wangi tetap memproduksi dan mensuplai teh Sari Wangi ke Unilever namun brand Sari Wangi sudah menjadi milik Unilever.

19 tahun kemudian, tepatnya awal tahun 2018, Unilever memutuskan kontrak dengan PT Sari Wangi AEA untuk mensuplai teh Sari Wangi ke Unilever. Entah darimana Unilever mendapatkan suplai penggantinya, yang jelas produk Sari Wangi masih tersedia di pasaran. Dan bulan ini, PT Sari Wangi dinyatakan pailit. Menariknya, teh Sari Wangi akan tetap ada di pasaran karena pemilik brandnya yaitu Unilever masih tetap berdiri. Bangkrut perusahaan yang melahirkannya bukan berarti “mati” produknya.

Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari kejadian ini. Pertama, brand itu sangat penting. Bahkan harga brand boleh jadi lebih mahal dibandingkan dengan aset fisik yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Orang-orang yang cerdas dan berakal sehat akan fokus membangun brand dan intangible aset lainnya. Dalam bahasa pengembangan diri, brand itu sama dengan reputasi diri.

Dengan reputasi inilah kita bisa memiliki pengaruh yang semakin meluas, harga Anda semakin mahal. Reputasi yang baik juga akan menyelamatkan kita saat kita gagal dan terpuruk. Bangunlah reputasi Anda semakin tinggi, semakin kuat dan semakin mengakar.

Kedua, seriuslah membangun bisnis yang tidak akan merugi. Adakah bisnis yang dijamin tidak akan rugi? Jawabnya, secara spiritual, ada. Dalam kitab suci agama saya, Al Quran surat Faathir ayat 29 dinyatakan “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Al Quran), mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dengan diam-diam maupun terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”.

Jadi secara spiritual, ada tiga bisnis yang dijamin tidak merugi yaitu: membaca Al Quran, mendirikan shalat, dan bersedekah. Silakan Anda perdalam dengan bertanya tafsir surat ini kepada ustadz Anda. Setiap ada berita bisnis yang bangkrut saya selalu teringat ayat ini. Seyognya, sebagai pebisnis atau sebagai profesional, Anda tidak boleh meninggalkan perniagaan ini. Tentu bagi Anda yang beragama Islam.

Ketiga, kurangi nafsu berhutang. Nafsu untuk membesarkan bisnisnya, membuat management PT Sariwangi AEA pada tahun 2015 memutuskan untuk meminjam uang kepada 5 bank yaitu HSBC, ICBC, Rabobank, Panin dan Commonwealth. Ternyata proyek yang mereka kembangkan dengan dana pinjaman ini hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Akhirnya, perusahaan yang sudah berdiri setengah abad lebih tidak sanggup membayar dan dinyatakan gulung tikar.

Jangan demi gengsi dan gaya hidup, Anda rela berhutang kesana-kemari, apalagi gali lubang dan tutup lubang hanya karena Anda ingin terrlihat menjadi orang yang terpandang. Hidup bersahaja justeru menambah dan meningkatkan reputasi Anda.

Sari Wangi memberikan pelajaran “wangi” kepada kita bahwa brand atau reputasi nilainya sangat tinggi, kita jangan terjebak dalam kubangan hutang tiada henti, dan bersegeralah aktif menjalankan perniagaan yang tiada merugi yang keuntungannya bisa dibawa mati.

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini

Referensi:

Tulisan ini diambil dari http://www.jamilazzaini.com/pelajaran-sangat-berharga-dari-bangkrutnya-sari-wangi/

Pembuatan Website Organisasi

Pentingnya Website Bagi Organisasi

Apa kabar sobat pada marketer yang berbahagia? Salam dahsyat…

Pada kesempatan kali ini, kami tim dari promosikreatif.com kembali hadir untuk menyanjikan info-info aktual yang InsyaAllah bermafaat. Pada kesempatan baik kali ini kami akan sedikit menguraikan pentingnya membuat Website bagi sebuah perusahaan.

Saat ini keberadaan website bagi sebuah organisasi merupakan keniscayaan yang sangat teramat  penting. Website menjadi salah satu kebutuhan yang prioritas number 1 bagi perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya. Saat ini, website tidak hanya di develop sebagai media informasi saja, namun tren saat ini sebagai media untuk mendekatkan perusahaan dengan customer, sebagai bagian dari pelayanan prima. Dengan website yang baik, pelayanan organisasi pada konsumen akan semakin bisa ditingkatkan secara terus menerus.

Berikut manfaat utama bagi perusahaan yang memiliki website :

Lebih Kredibilitas dari sudut pandang konsumen

Dengan adanya website yang ciamik, professional dan berkelas, Perusahaan akan terkesan lebih professional, serius dan bergengsi. Perusahaan akan lebih dipercaya oleh konsumen, apalagi perusahaan dapat menyajikan data-data dan konten yang menarik sesuai dengan harapan dan kebutuhan mereka.

Sumber Informasi penting bagi konsumen

Melalui website, organisasi  berkesempatan  memberikan informasi secara lengkap, utuh mengenai jenis produk / layanan yang diberikan. Konsumen tanpa perlu repot untuk bertanya dan memahami spesifikasi produk yang ditawarkan. Melalui website, organisasi dapat mengarahkan pelanggan ke informasi yang lebih detail, lengkap tanpa harus cetak katalog, brosur atau surat menyurat.

Meningkatkan Jumlah Penjualan

Dengan website yang terkelola dengan baik, SEO (search engine optimization) di kelola dengan benar, maka website akan dapat muncul diperingkat atas mesin pencari. Bagi perusahaan yang melakukan penjualan dengan market yang luas, tentu akan menambah omset penjualan secara mencengangkan.

Dapat Dikunjungi Pelanggan Kapanpun dan Dimanapun

Konsumen mudah mengunjungi perusahaan kapan saja dan dimana saja. Selama calon konsumen tersebut terkoneksi dengan wifi/internet. Siang malam, pagi sore, konsumen dari seluruh  penjuru dunia akan dapat mengakses website sesuka hati mereka. Melalui website yang baik, akan mempermudah konsumen mencari informasi, mencari data, mencari produk dan lain sebagainya dari organisasi yang mereka cari.

Customer Relationship Management

Organisasi  dapat melaksanakan kegiatan Customer Relationship management yang sangat dibutuhkan konsumen saat ini. Organisasi dapat terus menggalakkan kegiatan-kegiatan pelayanan yang bertujuan mendekatkan organisasi pada para pelanggannya. Contohnya dengan fitur “forum” atau “ticketing”, organisasi dapat membantu pelanggan untuk mempermudah solusi bagi kebutuhan dan persoalan mereka.

Organisasi dapat memperluas cakupan pasar melalui optimalisasi fungsi website. Contoh: Usaha offline yang selama ini dikerjakan hanya menjangkau pasar yang relative kecil di suatu wilayah. Dengan adanya website organisasi dapat menjangkau pasar yang jauh lebih luas keseluruh penjuru Indonesia bahkan sampai luar negeri. Wow, luar biasa bukan?

Demikian, sekilas informasi tentang pentingnya membuat website bagi organisasi. Salam Dahsyat!

Hormat kami,

PromosiKreatif.com

Membuat video dengan mudah

Membuat Video dengan Windows Movie Maker

Apa kabar rekan-rekan semua? Semoga senantiasa sehat selalu dan tetap semangat.

Pada kesempatan kali ini, kami dari tim promosikreatif.com kembali akan berbagi pengalaman tentang cara mudah membuat video dengan Windows Movie Maker. Membuat karya video tidak sesulit yang kita bayangkan selama ini. Dengan software klasik Windows Movie Maker kita dapat membuat video dengan cara mudah dan sederhana.

Berikut akan kami uraikan cara membuat video dan mengedit lewat software klasik window movie maker.

Tentukan tema video yang akan dibuat

Tahap ini penting agar kita bisa fokus dalam mengelola pembuatan video ini. Tentukan tema yang akan dibuat videonya, misalnya tema promosi suatu produk, ulang tahun, pernikahan, pembuatan company profile, acara rekreasi keluarga dll.

Tentukan sumber bahan untuk pembuatan video

Ada banyak sumber data yang bisa kita gunakan. Sesuai tema, Kita dapat mengimpor video atau foto-foto digital atau mengimpor musik-musik yang sesuai dengan tema. Teknisnya ada dua cara yaitu:

  1. Kita dapat impor video, foto dan musik langsung dari kamera. Baik dari kamera digital, ponsel atau dari sumber-sumber lainnya.
  2. Kita dapat mengimpor dari file-file yang sudah tersedia di komputer. Baik file dalam bentuk video, foto-foto maupun musik.
Teknik editing

Setelah kita mendapatkan file-file yang sesuai denga tema yang telah direncanakan, kita dapat memulai mengedit file-file tersebut dengan aplikasi klasik window movie maker.

Tambahkan item yang ingin ditampilkan ke storyboard. Tarik video, foto-foto, dan musik yang ingin kita tampilkan. Segala item yang disusun pada storyboard  akan muncul di video  tersebut. Trim dan atur item pada storyboard, pangkas klip video pada storyboard untuk menyembunyikan item yang tidak ingin ditunjukan dalam video. Kita juga  dapat dengan mudah membagi klip, memindahkan klip dari satu tempat ke tempat lain, menggabungkan beberapa klip. Silahkan berkreasi, gunakan imajinasi dan efek-efek yang menarik.

Transisi pergantian item video/gambar

Bagaimana cara mengelola transisi? Untuk membuat video yang menarik, perlu ada pemasang “transasi” yang menarik. Ada banyak pilihan transisi yang tersedia pada Windows Movie Maker. Pilihkan transisi yang sesuai dengan tema yang sedang dikerjakan.

Tambahkan Judul dan credit

Kita dapat menambahkan judul di awal film/video yang kita buat. Tujuan pembuatan judul untuk  memberitahu pemirsa tentang tema film seperti  judul, kapan, di mana, dan pemain-pemainnya. Selain itu, perlu juga menambahkan kredit di akhir film/video. Tujuan pemberian kredit untuk memberitahu penonton siapa  yang membuat dan yang membintangi  video tersebut.

Memainkan Efek tertentu

Kita dapat menambahkan beberapa efek-efek tertentu dalam video, contohnya menambahkan efek “Age” apabila ingin membuat isi video  berkesan “jadul tempo doeloe”. Kita juga dapat menambahkan narasi untuk menceritakan kisah-kisah tertentu yang memperkuat pesan dalam gambar/foto yang ditampilkan.

Publikasikan Karya Kita

Kalau karya yang telah kita buat cukup menarik tentu kita akan senang dan puas.  Proses belajar ini, akan membuat kita semakin ahli apabila terus berlatih dan berlatih. Hasil karya tersebut dapat kita simpan semakai memori kenangan keluarga, atau dapat juga kita share kepada rekan dan sanak saudara melalui media sosial. Kedepan teman-teman dapat meingkatkan ketrampilan dengan menggunakan software video yang lebih professional.Demikian semoga bermanfaat.

Salam hormat,

promosikreatif.com

Melindungi merek dengan Barrier to entry

Mengelola Barrier to Entry untuk melindungi Merek

Apak  kabar rekan-rekan marketer? Salam dahsyat!

Pada kesempatan kali ini, kami dari tim promosikreatif.com akan sedikit mengulas tentang cara melindungi merek agar sulit ditiru pesaing. Penasaran? Mari kita ulas.

Secara umum setiap pebisnis dapat bebas masuk dan keluar dalam industri. Namun faktanya sebuah industri memiliki karakteristik tertentu. Karakteristik yang memungkinkan terjaganya laba dan keberlangsungan perusahaan.  Karakteristik yang menghalangi masuknya pesaing baru dalam bisnis disebut sebagai “rintangan masuk” atau barriers to entry.

Berikut contoh-contoh Barrier To Entry.

  • Barrier to entry dengan menggunakan ramuan atau bumbu2 tertentu yang dirahasikan.
  • Barrier to entry dengan menggunakan ciri khas tertentu, goresan desain dan warna yang sangat khas.
  • Barrier to entry dengan menggunakan perlindungan paten dan hak cipta.
  • Barrier to entry apabila hanya bisa diproduksi di wilayah atau daerah2 tertentu saja.
  • Barrier to entry apabila membutuhkan modal yang sangat besar untuk bisa masuk ke dalam industri tersebut.
  • Barrier to entry apabila ada kenangan tertentu dan sejarah yang tidak dapat diulang.
  • Barrier to entry apabila ada kendala akses pada jaringan distrubusi.
  • Barrier to entry apabila ada pengalaman unik yang khas dan tidak bisa dirasakan di tempat lain.
  • Barrier to entry apabila ada kawasan yang tidak ada kesamaannya di dunia, keindahan alam, keunikan alam.
  • Barrier to entry apabila memiliki hak penguasaan akan bahan baku.
  • Barrier to entry apabila memiliki keunggulan teknologi yang tidak mudah untuk ditiru.
  • Barrier to entry apabila telah memiliki status unggul sebagai juara.
  • Barrier to entry apabila memiliki keyakinan atau ideology yang absolut.
  • Barrier to entry apabila pemerintah memberikan pembatasan pesaing baru untuk masuk.
  • Barrier to entry apabila ada rekam jejak prestasi yang tidak mudah ditiru.
  • Barrier to entry apabila perusahaan melakukan diferensiasi produk atau jasa yang dibuat.
  • Barrier to entry dapat berbentuk hal-hal yang rasional maupun emosional.
  • dan masih banyak lagi contoh-contoh barrier to entry yang tidak bisa kami sebutkan semua disini.

Baiklah, untuk direnungkan bersama, apakah produk/ jasa yang telah  Anda produksi telah memiliki barrier to entry tinggi?

Demikian sekilas info untuk menjadi bahan renungan bersama, semoga bermanfaat.

Salam Hormat,

Promosikreatif.com

Integrated Marketing Communication Strategy

Contoh Promosi Penjualan atau Sales Promotion

Bentuk-Bentuk Consumer Sales Promotion

Salam dahsyat sobat sukses, apa kabar semuanya? Kali ini kami dari tim PromosiKreatif.com mencoba menguraikan sedikit informasi terkait dengan bentuk-bentuk Sales Promotion untuk konsumen akhir. Semoga uraian singkat ini dapat memberi inspirasi bagi para pemasar untuk memilih strategi sales promotion yang efektif.

Contoh Bentuk-Bentuk Sales Promotion

Kegiatan sales promotion berorientasi kepada konsumen, bertujuan menarik konsumen akhir (pull strategy) dalam rantai distribusi sehingga mereka terdorong untuk segera melakukan membeli suatu produk atau jasa. Secara umum terdapat beberapa kegiatan Sales promotion diantaranya:

  1. Kontes. Kontes merupakan bentuk ajang unjuk kemampuan (seperti pentas seni, menggambar, menulis puisi, dll), yang kemudian akan dinilai dan dipilih pemenangnya. Pemenang akan mendapatkan hadiah. Kontes memerlukan partisipasi dari beberapa orang yang memiliki bakat, keahlian atau keterampilan, untuk ikut serta berkompetisi. Pemasar dapat memanfaatkan kegiatan kontes ini untuk mengenalkan dan mempromosikan produk agar tercipta penjualan secara langsung.
  2. Pengurangan harga (money-off). Penawaran money-off adalah bentuk sales promotion yang paling luas dikenal. Program “Sale” merupakan contoh sales promotion yang lazim dilakukan pada mall-mall, supermarket, toko-toko, yang berlangsung pada waktu-waktu tertentu seperti musim hujan, saat Idul Fitri atau Ramadhan, Natal, pada bulan Januari (awal tahun). Program manoy off juga sering dilakukan pada saat ada kegiatan “opening” atau “closing” organisasi bisnis tertentu.
  3. Sampel. Promosi dalam bentuk “sampel” bermaksud mendorong calon pelanggan untuk mencoba suatu produk yang belum mereka kenal. Menurut Hermawan (2012), ada beberapa pendekatan untuk menyampaikan sampel kepada calon konsumen. Misalnya bisa melalui surat atau dibagikan dari pintu ke pintu. Selain itu sampel dapat disertakan atau ditempelkan pada iklan di surat kabar atau diberikan secara langsung kepada calon pelanggan melalui para pengecer.
  4. Kupon. Bentuk promosi penjualan seperti “kupon” ditawarkan oleh perusahaan atau pengecer kepada calon konsumen. Tujuan pemberian kupon memberikan penghematan tertentu atas produk-produk yang dipilih. Kupon ditawarkan melalui banyak pendekatan:
    • Mengirim secara langsung melalui surat;
    • meletakkan dari pintu ke pintu;
    • menempatkan di pusat-pusat perbelanjaan;
    • menyelipkan pada majalah atau surat kabar.

Kupon dapat juga didistribusikan dengan jalan memasukkan kupon pada kemasan, melekatkan pada kemasan, atau dapat juga mencetaknya pada kemasan. Menarikkan? Tenyata banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendorong proses penjualan secara cepat.

  1. Premi. Premi atau hadiah merupakan kompensasi yang nyata. Premi merupakan “suatu insentif” yang diberikan pada konsumen untuk mencapai tujuan tertentu, biasanya atas pembelian suatu produk tertentu. Contoh premi misalnya: hadiah mangkuk untuk pembelian sekotak sereal, hadiah jaket dan helm atas pembelian sepeda motor baru, hadiah kaos untuk pembelian celana jin atau gelas untuk pembelian sabun deterjen ukuran tertentu.
  2. Bonus packs. Bonus pack merupakan sebuah kemasan yang di dalamnya berisi dua produk berbeda namun pembeli hanya membayar seharga satu produk saja. Bonus packs umumnya dipakai untuk memperkenalkan produk baru yang dibuat oleh perusahaan yang sama. Contoh bonus pack misalnya kemasan shampoo Sunsilk ditempelkan bonus berupa kondisioner dari produk Sunsilk.
  3. Loyalty card. Loyalty card (kartu pelanggan setia) adalah bentuk sales promotion yang diarahkan agar mendorong pelanggan membeli lebih banyak atau menggunakan lebih sering produk-produk dari perusahaan. Loyalty card cukup efektif dipakai pengecer karena mampu mendorong pelanggan menjadi setia. Setiap kali loyalty card dipakai oleh pelanggan, data pembelian tercatat di sistem perusahaan. Melalui kegiatan ini, data pelanggan yang disimpan sebagai database dapat digunakan sebagai dasar penetapan strategi berikutnya.
  4. Cause-related sales promotion. Cause-related sales promotion merupakan program promosi penjualan yang mengandung unsur sosial. Keuntungan dari penjualan akan disumbangkan untuk tujuan mulia, misalnya disumbangkan ke Panti Asuhan, Pondok Pesantren, sekolah-sekolah dll.
  5. Merchandise, point-of-sales, dan demonstrasi. Merupakan program promosi penjualan dengan tujuan mendorong konsumen untuk membeli atau mengambil tindakan tertentu seperti dengan memanjang produk di etalase atau di rak-rak yang strategis. Kegiatan demonstrasi produk dapat di selenggarakan di ruang pameran, toko, atau di rumah-rumah calon konsumen.
  6. Leaflet atau katalog informasi. Pendekatan sales promotion yang ini seringkali tumpang tindih dengan bentuk promosi penjualan lainnya seperti iklan atau public relations. Katalog dengan segala bentuk dan ukuran, dibuat dan disebarkan melalui direct mail, disebar di jalan-jalan, diletakkan pada toko pengecer atau di tempat umum di Mall dll. Katalog/ leaflet berisi informasi detail produk atau perusahaan, dan sering kali desain katalog disertai dengan money-off voucher. Menarik bukan?

Demikan, sebenarnya masih banyak lagi bentuk-bentuk promosi penjualan yang belum diuraikan diatas, InsyaAllah dalam kesempatan lain akan dilanjutkan.

Salam Hormat,

PromosiKreatif.com

Integrated Marketing Communication Agency

 

 

 

Sales Promotion & Peran Pentingnya

Salam dahsyat, apa kabar kawan-kawan para pecinta ilmu pemasaran yang berbahagia? Pada kesempatan kali ini, tim dari PromosiKreatif.com akan sedikit menguraikan salah satu bauran penting dari promosi yang dikenal sebagai “Sales Promotion”

Pengertian Sales Promotion

Sales promotion (Promosi Penjualan) merupakan bentuk-bentuk insentif jangka pendek yang didesain untuk memicu pembelian produk atau jasa tertentu dengan segera dan / atau untuk meningkatkan jumlah yang dibeli oleh pelanggan ataupun dalam perdagangan. (Kotler & Keller, 2012)

Menurut Shimp (Shimp, 2007), sales promotion mengacu pada segala bentuk insentif yang dipakai produsen dalam perdagangan (untuk pedagang besar / wholesalers, pengecer / retailers, atau anggota saluran lainnya), untuk para pelanggan agar membeli produk / merek, dan untuk mendorong tenaga penjual (personal selling) agar lebih agresif dalam menjual produk / merek mereka.

Dalam buku lain, Hermawan (2012) mengartikan promosi penjualan sebagai bentuk persuasi langsung melalui penggunaan berbagai insentif yang dapat dirancang untuk merangsang/ mendorong pembelian produk dengan segera dan / atau meningkatkan jumlah barang yang dibeli pelanggan. Melalui promosi penjualan, pemasar dapat menarik konsumen baru, meransang konsumen membeli dalam jumlah yang lebih besar, berkompetisi dengan aktivitas promosi pesaing, meningkatkan impulse buying (pembelian tanpa rencana sebelumnya), atau untuk mendorong kerja sama yang lebih erat dengan pengecer.

Dalam iklim bisnis saat ini, cukup banyak perusahaan-perusahaan yang mempergunakan sales promotion sebagai alat promosinya, misalnya: Bisnis hotel menawarkan room gratis pada pelanggan potensialnya, Klinik kesehatan menawarkan program pemeriksaan gratis, Restoran menawarkan kupon atau diskon, seperti gratis dessert untuk pembelian menu utama; Perusahaan bisnis online menawarkan gratis biaya pengiriman (free shipping) jika pemesanan telah mencapai harga tertentu; Toko perabotan memberikan hadiah (free gifts) untuk pembelian produk-produk jenis tertentu.

Sifat-sifat Promosi Penjualan

Sales Promotion (promosi penjualan) memiliki sifat-sifat:

  • Komunikatif, yang bermakna promosi penjualan mampu menarik perhatian khalayak dan memberi informasi untuk memperkenalkan produk-produk pada konsumen.
  • Insentif, mengandung makna memberikan keistimewaan dan rangsangan yang bernilai bagi konsumen.
  • Mengundang, mengundang atau mendorong khalayak konsumen untuk segera membeli saat itu juga.

 

Para pakar pemasaran berpendapat bahwa sales promotion berbeda dengan bauran komunikasi pemasaran lainnya. Sales promotion merupakan teknik promosi yang bertujuan meningkatkan penjualan jangka pendek, oleh karena itu, sebagian besar kegiatannya promosi penjualan berlangsung dalam periode waktu yang cukup singkat.

Ciri utama sales promotion adalah kegiatan dibatasi oleh adanya ruang dan waktu. Perusahaan berusaha memberi penawaran yang lebih baik dari pesaing, dengan tujuan memprovokasi respon segera dari calon pembeli. Bila dikomparasi dengan bentuk promotion mix lainnya seperti iklan atau instrumen komunikasi lainnya, keberhasilan sales promotion dapat segera dievaluasi.

Kesimpulan

Berdasarkan uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa sales promotion merupakan bentuk-bentuk insentif jangka pendek yang didesain untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu dengan segera. Sasaran sales promotion bisa calon pembeli, pedagang, ataupun juga para tenaga penjual (personal selling). Ada banyak pilihan bentuk-bentuk insentif dalam program sales promotion,  misalnya pemberian bonus, rabat, undian, kupon, premi, tunjangan, diskon, atau hadiah dll. Program ini tidak berlangsung dalam jangka panjang, hanya bersifat sementara atau berlangsung pada periode waktu tertentu.

Bentuk-bentuk insentif tersebut diatas hanya merupakan tambahan yang akan diberikan ketika konsumen membeli suatu produk atau jasa. Program insentif tidak menggantikan manfaat dasar dari suatu produk. Insentif sales promotion suatu produk/jasa hanya berlaku untuk satu pembelian atau beberapa pembelian dalam periode waktu tertentu, program ini tidak untuk setiap pembelian yang dilakukan oleh konsumen. (Shimp, 2007)

Demikian, penjelasan singkat tentang hakekat, fungsi dan karakteristik program Sales Promotion. Semoga informasi singkat ini dapat bermanfaat.

Salam hormat,

Promosikreatif.com

Integrated Marketing Communication Agency

 

Relationship Marketing

Personal Selling & Relationship Marketing

Teman-teman para Marketer yang berbahagia, apa kabar?

Dalam kesempatan kali ini, kami dari PromosiKreatif.com akan sedikit menguraikan peran penting Relationship Marketing bagi keberhasilan personal selling (Penjualan Tatap Muka)

Tujuan Relationship Marketing

  • Untuk merancang hubungan jangka panjang dengan pembeli/pelanggan guna meningkatkan nilai bagi masing-masing pihak;
  • Membangun kerjasama jangka panjang. Hubungan jangka panjang menjadi kerjasama horisontal maupun vertikal secara partnership. Hubungan jangka panjang ini dilakukan dengan distributor, supplier, pelanggan, dan dapat juga dengan pesaing (Sutarso, 2003).
  • Dalam relationship marketing pebisnis/organisasi sebaiknya lebih mengutamakan hubungan jangka panjang dengan pelanggan, dimana pelanggan adalah mitra bisnis yang penting.

Tiga Elemen Kunci

Tiga elemen kunci dalam proses Relationship Marketing, antara lain:

  1. Kemampuan mengidentifikasi dan membangun database pelanggan dan juga termasuk calon pelanggan potensial yang mencakup data lifestyle, demografi, psikografi, dan informasi pembelian lainnya;
  2. Menyampaikan pesan-pesan pemasaran yang berbeda kepada konsumen melalui media yang didasarkan pada karakteristik dan preferences konsumen;
  3. Secara kontinyu menggali informasi pada setiap hubungan dengan konsumen untuk memonitor pelanggan dan gaya hidup dari pembelian yang dilakukan.

 

Manfaat Relatioship Marketing

Manfaat yang didapat dengan adanya relationship marketing antara lain:

  1. Manfaat Sosial (social benefit). Manfaat ini mencakup perasaan saling akrab antara organisasi dengan konsumen/familiarity, persahabatan, rapport, pemahaman konsumen secara personal/personal recognition, menikmati hubungan pertemanan.
  2. Manfaat ekonomi. Konsumen akan mendapatkan harga yang berbeda dengan konsumen biasa. Harga yang lebih menarik dalam rangka untuk meningkatkan loyalitas konsumen.
  3. Manfaat fungsional. Manfaat fungsional meliputi nasehat/advice, penghematan waktu/time saving, kemudahan/convenience, dan pengambilan keputusan lebih baik/better purchase decision dll.

 

Peran Personal Selling

Dalam personal selling (penjualan tatap muka), tenaga penjualan tidak hanya dituntut untuk dapat melakukan penjualan secara efektif-efisien dan melakukan negosiasi yang menguntungkan, namun tenaga penjualan harus dapat pula membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan pelanggan. Lebih luas lagi, pelanggan tidak hanya pembeli produk, melainkan dengan para stakeholder (para pemangku kepentingan) lainnya. Relationship Marketing sangat membantu tenaga penjualan dalam mewujudkan cita-cita tersebut diatas.

Kesimpulan

Kegiatan relationship marketing adalah upaya kita untuk menarik, memelihara, dan meningkatkan hubungan (relasi jangka panjang) dengan para pelanggan. Kata “menarik” disini bisa dikatakan sebagai langkah “perantara” dalam proses kegiatan pemasaran. Sedangkan “memelihara” dan “meningkatkan” adalah upaya pemasaran untuk menjadikan konsumen setia (loyal) kepada produk-jasa perusahaan dan melayani pelanggan sesuai dengan keinginan/kebutuhan mereka. Secara singkat, melalui upaya relationship marketing, organisasi/ pengusaha dapat menghasilkan profit yang besar dan tujuan dari masing-masing pihak (stakeholder) akan tercapai. Konsumen yang puas tentu saja akan tetap setia (loyal) pada organisasi.

Demikian penjelasan singkat tentang Relationship Marketing, semoga bermanfaat.

Salam Hormat,

PromosiKreatif.com

Konsultan Integrated Marketing Communication Service

Personal Selling dalam pemasaran

Mengenal Personal Selling & Peran Pentingnya

Kawan-kawan Marketer yang berbahagia, apa kabar?

Pada kesempatan ini, promosikreatif.com akan sedikit menguraikan tentang pengertian atau definisi dari salah satu elemen  penting dalam marketing mix yaitu “Personal Selling”.

Pengertian Personal Selling

Sebelum menjelaskan lebih dalam, berikut beberapa definisi mengenai Personal Selling atau dalam bahasa Indonesia disebut Penjualan tatap muka:

  • Penjualan tatap muka (Personal selling) adalah komunikasi langsung (tatap muka) antara penjual dan calon pembeli untuk memperkenalkan suatu produk kepada calon pembeli dan membentuk pemahaman konsumen terhadap produk sehingga mereka kemudian akan mencoba dan membelinya.
  • Personal selling is oral communication with potential buyers of a product with the intention of making a sale. The personal selling may focus initially on developing a relationship with the potential buyer, but will always ultimately end with an attempt to “close the sale”
  • Personal selling is one of the oldest forms of promotion. It involves the use of a sales force to support a push strategy (encouraging intermediaries to buy the product) or a pull strategy (where the role of the sales force may be limited to supporting retailers and providing after-sales service).

Peran Penting Personal Selling

Personal selling (Penjualan tatap muka) adalah salah satu sarana komunikasi yang membawa pesan sesuai dengan kebutuhan dan keyakinan spesifik dari setiap konsumen (Spiro dan Weitz, 1990). Personal selling dapat dijelaskan sebagai bentuk komunikasi yang melibatkan 2 orang atau lebih dimana penjual menghadirkan informasi-informasi tentang suatu produk secara lansung kepada konsumen (face-to-face communication) sehingga akan diperoleh efek dan feedback yang secara cepat dapat ditindak lanjuti.

Menurut Philip Kotler (2003), Personal selling (Penjualan tatap muka) adalah sebuah “art”, seni penjualan yang kuno. Sejak jaman dahulu dapat dengan mudah menemukan berbagai buku yang membahas tentang personal selling. Walaupun ilmu ini sudah ada sejak jaman dahulu/ kuno, personal selling terbuktif  paling efektif dalam proses menghasilkan penjualan, khususnya dalam membangun persepsi, preferensi, keyakinan, dan tindakan pembelian.

Sales people (tenaga penjualan) yang efektif, tidak hanya memiliki naluri dalam penjualan, namun para Sales people dapat ditraining sehingga memiliki kompetensi & kemampuan dalam metode-metode analisis dan manajemen penjualan. Kegiatan Sales people fokus pada komunikasi antar individu, memahami keinginan, kebutuhan dan karakteristik pelanggan, membentuk dan menjaga hubungan (relasi) dengan pelanggan.

Kesimpulan

Kegiatan personal selling (penjualan tatap muka) merupakan salah satu dari kegiatan promosi yaitu cara memperkenalkan dan menarik minat pembeli terhadap produk (jasa) yang di tawarkan secara tatap muka. Promosi bentuk  ini merupakan salah satu variable di dalam marketing mix yang sangat penting untuk dilaksanakan oleh pebisnis (organisasi) dalam menawarkan produk-produk yang dihasilkan.

Personal selling (penjualan tatap muka) adalah alat promosi yang sifatnya lisan, baik kepada seseorang maupun lebih calon konsumen dengan maksud untuk menciptakan terjadinya transaksi pembelian yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.  Personal Selling menggunakan manusia sebagai alat promosinya. Komunikasi (face to face) yang terjadi antara kedua belah pihak bersifat interaktif (dua arah) sehingga penjual akan dapat memperoleh tanggapan langsung sebagai umpan balik dari komsumen.

Demikian, sekilas informasi tentang Personal Selling dan peran pentingnya dalam kegiatan pemasaran. Semoga bermanfaat.

Salam hormat,

Promosikreatif.com

Integrated Marketing Communication Agency

 

Pengantar Promosi dan Peran Pentingnya

Pengantar Promosi

Promosi merupakan salah satu kegiatan yang dipandang penting dalam unsur-unsur marketing mix. Selain promosi, unsur-unsur marketing mix lainnya adalah Product, Price & Place. Dengan implementasi program promosi yang tepat, akan dapat memberikan sumbangan besar terhadap pemasaran.

Berikut ini beberapa pendapat para ahli pemasaran tentang pengertian promosi.

  1. Menurut Kotler (2000:119), Promosi adalah bagian dan proses strategi pemasaran sebagai cara untuk berkomunikasi dengan pasar dengan menggunakan komposisi bauran promosi “promotional mix”.
  2. Menurut Djaslim Saladin (1999 ) adalah sebagai berikut, “Promosi adalah suatu komunikasi informasi penjual dan pembeli yang bertujuan untuk merubah sikap dan tingkah laku pembeli, yang tadinya tidak mengenal menjadi mengenal sehingga menjadi pembeli dan tetap mengkonsumsi produk tersebut”.
  3. Menurut Tjiptono (2002:219), Promosi adalah bentuk komunikasi pemasaran artinya aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.

Dari pendapat para pakar diatas, makin jelaslah bahwa promosi adalah salah satu aspek penting dalam manajemen pemasaran. Tanpa promosi yang tepat, kegiatan pemasaran akan menjadi gagal dan tidak mencapai sasaran penjualan.

Peran Penting Promosi

Dalam dunia bisnis dan perdagangan saat ini, jelaslah bahwa peranan aspek promosi sangat fital dalam upaya meningkatkan penjualan, dengan kata lain, tujuan utama dari promosi adalah meningkatkan omset penjualan. Berikut akan diuraikan tujuan promosi menurut Minardi(1997), tujuan promosi adalah sbb:

  • Menginformasikankan kepada para calon pembeli tentang eksistensi sebuah produk dan kemampuan-kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan serta keinginan;
  • Meningkatkan konsumen para pemakai sekarang dan para pemakai lampau tentang adanya produk yang bersangkutan secara kontinyu dan aneka ragam perannya dalam bidang konsumsi;
  • Mempersuasi/mempengaruhi para calon pembeli untuk menarik kesimpulan bahwa kemampuan memenuhi kebutuhan produk tersebut menyebabkan bahwa produk itu perlu dibeli;

Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa promosi berkaitan dengan upaya untuk mengarahkan/ mempengaruhi seseorang agar dapat mengenal produk-produk perusahaan, memahaminya, berubah sikap, menyukai, yakin kemudian akhirnya membeli dan selalu ingat akan produk tersebut (loyal).

Apa saja alat-alat yang dapat digunakan untuk promosi?

Menurut Ahli yang bernama Djaslim Saladin(1999), terdapat lima alat (tools) dari kegiatan promosi:

  1. Periklanan (Advertising). Periklanan adalah bentuk-bentuk komunikasi non-personal yang dilakukan melalui media yang dibayar oleh pengiklan/ sponsor.
  2. Penjualan Tatap Muka. Tenaga Penjualan (Personal Selling) adalah persentasi lisan dalam suatu percakapan dengan satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan menciptakan penjualan.
  3. Promosi Penjualan. Promosi Penjualan (Sales Promotion) adalah kegiatan penjualan yang bersifat jangka pendek dan tidak dilakukan secara berulang serta tidak rutin, yang ditujukan untuk mendorong lebih kuat mempercepat respon pasar yang ditargetkan. Contoh seperti pemberian diskon/ potongan harga.
  4. Hubungan Masyarakat. Hubungan Masyarakat atau humas (Public Relation) merupakan usaha terencana oleh suatu organisasi untuk mempengaruhi sikap atau golongan.
  5. Publisitas. Publisitas (Publicity) adalah semacam periklanan yang dilakukan dengan sejumlah komunikasi untuk merangsang permintaan.

Demikian sekilas tentang pentingnya promosi bagi kegiatan pemasaran, semoga bermanfaat.

Salam hormat,

promosikreatif.com

Online Marketing Communication Agency


 

1